SAYA SERUPA TABIB

Hmm.. Jika saya diberi kesempatan untuk mewujudkan semua cita, saya ingin menjadi pembalap sekelas Rossi, Pedrosa, Stoner atau pun Ballack (sejak kapan Ballack jadi pembalap?hehe). Selain ingin jadi pembalap, saya juga ingin jadi tabib yang bisa menulis nahkah film dan pandai berceloteh menyampaikan berita di dalam layar kaca. Ah banyak sekali cita yang saya punya. Tapi itu semua jika Tuhan menyetujui pinta saya. Jika hanya ada secuil kesempatan dari-Nya, saya ingin jadi tabib saja.

Tabib, istilah yang hampir punah agaknya. Muncul kata herbalis yang lebih popular. Tapi saya tetap lebih menyukai tabib untuk menamakan cita saya meskipun cenderung mirip dukun.

Saya ini mahasiswa fakultas farmasi Universitas Ahmad Dahlan angkatan tahun 2006. Sebelumnya saya sekolah di Sekolah Menengah Farmasi Indonesia Yogyakarta. Begitu rapinya ibu saya menyusun kehendaknya. Awalnya saya menjalani skenario ini serasa jadi budak. Sungguh tak berminat pada ilmu ini. Serasa hidup di bui. Tapi setelah saya selami gelap dan dalamnya bui ini, ada kebanggaan tersendiri. Tidak tau bangga karena apa. Agaknya bangga karena bisa berbagi dengan orang lain, dalam hal pengetahuan kesehatan dan pengobatan.

Nah, saya iseng-iseng buat blog ini dengan alasan di atas. Semoga bisa istiqomah ngurus ini blog dan semoga bermanpangat bagi pembaca ;)

Pembaca boleh request posting tentang apa saja yang berkaitan tentang obat dan pengobatan. Selagi saya bisa, saya akan memenuhinya.
(ngguayaaaaa..)